Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Denpasar kembali menghadirkan inovasi dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika melalui kegiatan “FUN RUN” yang akan digelar pada 24 Mei 2026 di kawasan KEBON VINTAGE CARS BALI Classic Cars Museum, Jalan Tegal Harum No.13, Biaung, Kecamatan Denpasar Timur, Kota Denpasar, Bali.
Kegiatan ini bukan sekadar ajang olahraga lari bersama, tetapi juga menjadi simbol gerakan kolektif masyarakat Denpasar untuk membangun kesadaran akan pentingnya hidup sehat dan menjauhi narkoba.
Dengan slogan yang diusung, “Fun Run No Fun Drugs”, BNN Kota Denpasar ingin menyampaikan pesan bahwa kesenangan sejati tidak pernah datang dari narkotika, melainkan dari tubuh yang sehat, lingkungan yang positif, dan hubungan sosial yang baik.
Selama ini, edukasi mengenai bahaya narkoba sering kali identik dengan suasana formal, tegang, bahkan menakutkan.
Namun melalui pendekatan baru yang disebut Joyful Prevention, BNN Kota Denpasar mencoba menghadirkan metode edukasi yang lebih ringan, inklusif, dan mudah diterima oleh masyarakat dari berbagai usia.
Pendekatan ini menjadi langkah penting agar pesan anti narkoba tidak hanya berhenti sebagai imbauan, tetapi benar-benar bisa masuk ke kehidupan sehari-hari masyarakat.
Ketika edukasi dikemas melalui kegiatan olahraga, hiburan, dan kebersamaan, pesan yang disampaikan menjadi lebih dekat dan terasa nyata.
Baca juga:
🔗 Dari Mimpi Sederhana Menuju Pengabdian: Perjalanan Kombes Pol. Leo Dedy Defretes, S.H., S.I.K., M.H.
Di bawah kepemimpinan Kepala BNN Kota Denpasar, Leo Dedy Defretes, berbagai program mulai diarahkan agar lebih menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
Meski baru sekitar enam bulan mengemban tugas sebagai Kepala BNN Kota Denpasar, Kombes Pol. Leo Dedy Defretes, S.H., S.I.K., M.H. terus menunjukkan semangat membangun pendekatan yang humanis dan kolaboratif.
Beliau menegaskan bahwa perang terhadap narkoba tidak dapat dilakukan hanya oleh aparat atau pemerintah semata.
Dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, komunitas, generasi muda, hingga pelaku usaha dan lingkungan sosial di sekitar masyarakat itu sendiri.
Melalui kegiatan seperti “FUN RUN”, masyarakat diajak untuk tidak hanya menjadi penonton dalam kampanye anti narkoba, tetapi ikut menjadi bagian dari gerakan tersebut.
Langkah kecil seperti berolahraga bersama, menjaga pola hidup sehat, dan membangun lingkungan positif dianggap sebagai bentuk nyata pencegahan penyalahgunaan narkotika.
Kegiatan ini juga menjadi ruang pertemuan bagi banyak kalangan untuk saling menguatkan.
Di tengah meningkatnya tantangan sosial dan pengaruh negatif yang mudah masuk melalui berbagai media, pendekatan yang mengedepankan kebersamaan dinilai mampu membangun kesadaran yang lebih kuat dibandingkan sekadar sosialisasi formal.
Baca juga:
🔗 Jejak Waktu di Balik Besi yang Membisu
Pemilihan lokasi kegiatan di kawasan KEBON VINTAGE CARS BALI Classic Cars Museum memberikan suasana yang berbeda dalam pelaksanaan kampanye anti narkoba ini.
Tempat yang dikenal dengan nuansa klasik dan koleksi kendaraan vintage tersebut diharapkan mampu menghadirkan pengalaman yang unik sekaligus menarik perhatian masyarakat untuk ikut terlibat.
Olahraga lari dipilih bukan tanpa alasan. Lari merupakan aktivitas sederhana yang dapat dilakukan siapa saja tanpa memandang usia maupun latar belakang.
Dalam konteks kegiatan ini, lari menjadi simbol perjalanan hidup menuju masa depan yang lebih sehat dan bebas dari pengaruh narkotika.
Setiap langkah yang diambil peserta bukan hanya tentang mencapai garis akhir, tetapi juga menjadi representasi komitmen bersama untuk menjaga diri, keluarga, dan lingkungan dari bahaya narkoba.
Semangat kebersamaan yang tercipta dalam kegiatan seperti ini diharapkan mampu menumbuhkan energi positif di tengah masyarakat.
Lebih dari sekadar acara seremonial, “FUN RUN” menjadi bentuk pesan bahwa kampanye anti narkoba dapat dilakukan dengan cara yang membangun semangat, menghadirkan kegembiraan, dan mempererat hubungan sosial masyarakat.
Karena pada akhirnya, upaya menjaga generasi muda dari bahaya narkoba tidak cukup hanya dengan larangan, tetapi juga perlu menghadirkan ruang-ruang positif tempat mereka bisa tumbuh, bergerak, dan menemukan makna hidup yang sehat.
Slogan “Fun Run No Fun Drugs” pun menjadi pengingat sederhana namun kuat bahwa kebahagiaan sejati lahir dari kehidupan yang sehat, pikiran yang jernih, dan lingkungan yang saling mendukung untuk terus bergerak menuju masa depan yang lebih baik.