Kopi bukan hanya menjadi bagian dari gaya hidup, tetapi juga membuka peluang usaha bagi masyarakat. Di tengah semakin banyaknya pilihan kedai kopi, usaha sederhana dengan konsep yang dekat dengan masyarakat tetap memiliki ruang untuk berkembang.
Salah satunya adalah Teman Kopi, sebuah kios kopi bergaya modern yang berada di Jalan Mertasari, Denpasar, Bali. Mengusung tagline “#TEMAN UNTUK NGOPIMU”, tempat ini menawarkan berbagai pilihan kopi dengan harga mulai dari Rp10 ribu.
Meski tampil sederhana, keberadaan kios tersebut cukup menarik perhatian masyarakat yang melintas maupun warga sekitar.
Baca juga:
🔗 Kopi, Gaya Hidup, dan Seni Berkomunikasi
Salah seorang pemilik Teman Kopi bercerita, usaha tersebut berawal dari kondisi yang membuat dirinya harus mencari jalan baru setelah terdampak dari perusahaan tempatnya bekerja.
Ia telah bekerja sejak 2012. Setelah mengalami perubahan dalam pekerjaan, muncul keberanian untuk mencoba membangun usaha sendiri.
Teman Kopi kemudian mulai dijalankan sekitar empat bulan terakhir. Kios ini buka mulai pukul 11.00 WITA hingga malam hari.
“Daripada tidak melakukan apa-apa, akhirnya berani mencoba usaha ini,” ungkapnya.
Menurutnya, meski masih tergolong baru, usaha tersebut mulai menunjukkan perkembangan. Kehadiran pelanggan dari masyarakat sekitar menjadi tanda bahwa konsep sederhana yang ditawarkan mulai mendapat perhatian.
Salah satu daya tarik Teman Kopi adalah harga yang cukup bersahabat. Dengan uang Rp10 ribu, pelanggan sudah dapat menikmati secangkir kopi.
Konsep tersebut menyasar masyarakat yang ingin menikmati kopi tanpa harus mengeluarkan biaya besar. Bagi pemilik, harga yang terjangkau menjadi salah satu cara untuk membangun pelanggan sekaligus menjaga perputaran usaha.
Kios yang sederhana juga menjadi bagian dari konsep. Tidak dibuat dengan suasana kedai kopi besar, Teman Kopi justru hadir sebagai tempat singgah yang praktis bagi mereka yang ingin membeli kopi untuk menemani aktivitas sehari-hari.
Baca juga:
🔗 Rocca Coffee & Eatery, Tempat Nongkrong hingga Larut Malam di Sidakarya
Teman Kopi merupakan salah satu bentuk usaha UMKM dengan konsep franchise. Di Bali, usaha tersebut masih tergolong baru dan pemilik yang ditemui menjadi salah satu yang pertama menjalankannya.
Sementara di sejumlah daerah di Jawa, nama Teman Kopi disebut sudah lebih dikenal. Menariknya, kios tersebut memiliki nomor #455, yang menjadi identitas tersendiri pada gerobak atau kios tempat usaha itu berjalan.
Untuk memulai usaha tersebut, pemilik memperkirakan modal yang dikeluarkan sekitar Rp100 juta. Anggaran tersebut digunakan untuk kebutuhan sewa tempat serta membangun kios sederhana yang dirakit untuk mendukung aktivitas usaha.
Empat bulan berjalan, Teman Kopi masih terus membangun pasar di tengah masyarakat sekitar. Bagi pemiliknya, usaha ini bukan sekadar menjual kopi, tetapi juga menjadi langkah untuk kembali membangun roda ekonomi setelah sebelumnya bekerja sebagai karyawan.
Dari sebuah kios sederhana di Jalan Mertasari, perjalanan Teman Kopi menjadi gambaran kecil bagaimana UMKM terus tumbuh melalui keberanian mencoba, modal yang disesuaikan, dan membaca kebutuhan masyarakat.