BALI — DENPASAR — Semangat gotong royong terlihat di Kelurahan Serangan, Kecamatan Denpasar Selatan, Jumat (30/10/2026).
Babinsa Kelurahan Serangan, Koptu I Komang Pasek, bersama perangkat kelurahan dan masyarakat menggelar kegiatan Jumat Bersih dengan menyisir sepanjang Jalan Tukad Punggawa hingga kawasan depan SPBU Serangan, wilayah Banjar Dukuh.
Kegiatan ini menjadi bentuk sinergi antara aparat kewilayahan, pemerintah setempat, dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya kawasan pesisir yang menjadi salah satu daya tarik wisata di wilayah Serangan.
Baca juga:
🔗 Jumat Bersih, Babinsa dan Warga Serangan Gotong Royong Bersihkan Pesisir Pantai Melasti
Sebelum kegiatan dimulai, koordinasi dilakukan bersama perangkat kelurahan dan masyarakat setempat.
Selanjutnya, seluruh peserta bergotong royong membersihkan sampah yang berserakan serta merapikan lingkungan dan fasilitas umum. Punggawa hingga kawasan SPBU Serangan, Banjar Ponjok.
Sampah yang terkumpul kemudian diangkut dan ditempatkan pada lokasi yang telah ditentukan agar tidak kembali mencemari lingkungan sekitar maupun kawasan pesisir Pantai Melasti Serangan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Kota Denpasar, Lurah Serangan, Sekretaris Kelurahan Serangan beserta para kepala seksi dan staf, kepala lingkungan se-Kelurahan Serangan, warga Banjar Dukuh, serta dosen pendamping dan mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana.
Keterlibatan berbagai unsur ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap kebersihan lingkungan membutuhkan peran bersama, bukan hanya pemerintah atau petugas kebersihan, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Koptu I Komang Pasek mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan dengan membiasakan diri tidak membuang sampah sembarangan.
Menurutnya, kebersihan kawasan pesisir, termasuk Pantai Melasti Serangan, merupakan tanggung jawab bersama yang perlu dijaga secara berkelanjutan.
“Melalui Jumat Bersih ini, diharapkan terbentuk budaya hidup bersih yang berkelanjutan sehingga wilayah Denpasar Selatan tetap indah, sehat, dan nyaman untuk dihuni maupun dikunjungi,” ujarnya.
Ia juga berharap kegiatan gotong royong seperti ini dapat menjadi pengingat bagi masyarakat bahwa menjaga lingkungan tidak harus menunggu adanya kegiatan kerja bakti, tetapi bisa dimulai dari kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
Selain menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan, kegiatan Jumat Bersih juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara Babinsa, perangkat kelurahan, mahasiswa, dan masyarakat Serangan.
Lingkungan yang bersih dan tertata tidak hanya menciptakan kenyamanan bagi warga, tetapi juga memberikan kesan positif bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke kawasan Serangan.
Melalui kegiatan ini, semangat gotong royong diharapkan terus tumbuh menjadi budaya bersama.
Dengan kepedulian dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, kebersihan kawasan Serangan dapat terjaga, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan pesisir yang sehat, asri, dan nyaman.