Makassar — Dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan, Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua DPD Partai Hanura Sulawesi Selatan, Brigjen Pol (Purn) Dr. Drs. Adeni Muhan Daeng Pabali, M.M., melakukan kunjungan silaturahmi ke Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, S.H., S.I.K., M.Si.
Pertemuan ini bukan sekadar kunjungan formal antar dua tokoh publik, melainkan juga momen mempererat persahabatan lama yang telah terjalin sejak keduanya masih aktif di kepolisian.
Adeni Muhan pernah menjadi dosen di Sespim Polri Bandung, tempat Arya Perdana kala itu menjadi salah satu siswa didiknya.
Kedekatan mereka berlanjut ketika Arya menjabat sebagai Wakapolresta di Manado, Sulawesi Utara.
Sementara itu, Adeni sebelumnya telah bertugas di daerah yang sama sebagai Dansat Brimob.
Saat itu, dalam kunjungannya ke Manado, Adeni menginisiasi pertemuan dengan sejumlah tokoh masyarakat yang pernah dibinanya selama bertugas.
Ia pun mengajak Arya untuk turut hadir dalam pertemuan penuh kekeluargaan tersebut momen yang kian memperkuat ikatan di antara keduanya.
Keduanya sepakat pada prinsip yang sama: Polri hadir untuk melayani, mengayomi, dan melindungi masyarakat.
Pertemuan lain kembali terjadi saat Arya menjabat sebagai Kapolres Metro Depok, sementara istri Adeni, yang juga seorang Polwan, bertugas di wilayah yang sama.
Dalam suasana kedinasan yang tetap kental dengan rasa saling hormat, silaturahmi mereka tetap terjaga.
Baca juga:
🔗 Kopi Pagi Bersama Tokoh Masyarakat Makassar Menjelang Musda Partai Hanura di Makassar
Kini, takdir mempertemukan mereka kembali di Makassar dengan peran yang berbeda. Adeni Muhan mengabdi melalui jalur politik sebagai Plt. Ketua DPD Partai Hanura Sulsel, sementara Arya Perdana mengemban amanah sebagai Kapolrestabes Makassar.
Pertemuan hangat ini menjadi simbol bahwa hubungan baik dan kolaborasi lintas profesi memiliki peran strategis dalam membangun masyarakat yang aman, damai, dan sejahtera.
Ikatan personal yang dibangun atas dasar nilai pengabdian dan kepercayaan menjadi modal kuat untuk menjalin sinergi demi kebaikan bersama.
Silaturahmi ini mencerminkan sinergi yang semakin dibutuhkan dalam dunia yang serba cepat dan penuh tantangan.
Ketika tokoh politik dan aparat penegak hukum dapat duduk bersama, berbicara dari hati ke hati, maka ruang dialog terbuka luas untuk menciptakan kolaborasi positif demi kepentingan masyarakat.
Dalam perbincangan hangat tersebut, keduanya juga bertukar pandangan mengenai dinamika sosial-politik di Makassar dan Sulawesi Selatan secara umum.
Stabilitas keamanan, penyelenggaraan Pemilu yang damai, serta pemberdayaan masyarakat menjadi topik penting yang turut dibahas.
Kombes Arya Perdana merupakan perwira lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1998 yang telah malang melintang di berbagai penugasan strategis.
Kariernya di kepolisian dikenal cemerlang dan penuh dedikasi, terutama di bidang reserse dan penegakan hukum.
Beberapa jabatan penting yang pernah diemban antara lain:
Pada Desember 2024, Kombes Arya resmi dilantik sebagai Kapolrestabes Makassar, menggantikan Kombes Mokhamad Ngajib yang mendapatkan promosi ke Baharkam Polri.
Tugas barunya ini diawali pada Januari 2025, disambut dengan prosesi adat Tari Padduppa, yang melambangkan penghormatan dan penerimaan dari masyarakat Bugis-Makassar.
Silaturahmi ini tak sekadar membangkitkan memori lama, tetapi juga menyatukan semangat baru dalam membangun kerja sama yang berkelanjutan.
Sebagai mantan jenderal polisi yang kini aktif di dunia politik, Adeni Muhan membawa semangat pengabdian yang tak berubah.
Ia memahami pentingnya menjaga komunikasi lintas sektor untuk menciptakan ruang publik yang aman dan sejuk.
Sementara itu, Kombes Arya Perdana menegaskan komitmennya untuk membuka ruang kolaborasi dengan semua pihak, termasuk partai politik, tokoh masyarakat, dan elemen pemuda.
“Kami terbuka untuk sinergi. Kota Makassar ini besar, dinamis, dan penuh potensi. Keamanan adalah kerja bersama. Dan silaturahmi seperti ini menjadi energi positif untuk terus menjaga harmoni,” ujarnya.
Dalam konteks sosial dan politik saat ini, kehadiran dua figur yang pernah berjuang bersama dan kini bertemu kembali dalam peran berbeda menjadi gambaran nyata bahwa persahabatan sejati tak lekang oleh waktu.
Bahkan, ia dapat menjadi fondasi kuat dalam membangun kolaborasi demi kemaslahatan publik.
Silaturahmi antara Brigjen (Purn) Adeni Muhan dan Kombes Arya Perdana adalah simbol bahwa relasi personal yang sehat dan terbuka dapat menjadi jembatan menuju terciptanya stabilitas sosial dan kesejahteraan masyarakat.