Denpasar kembali dilanda banjir setelah hujan deras mengguyur wilayah Kota Denpasar sejak Sabtu malam (13/12/2025) hingga Minggu pagi (14/12/2025).
Curah hujan tinggi yang berlangsung selama berjam-jam menyebabkan sistem drainase tidak mampu menampung debit air, sehingga genangan terjadi di berbagai titik kota.
Fenomena ini kembali menjadi perhatian publik, mengingat Denpasar beberapa kali mengalami banjir serupa dalam kurun waktu terakhir, terutama saat intensitas hujan meningkat.
Banjir kali ini ramai diperbincangkan di media sosial. Sejumlah video yang diunggah warga memperlihatkan kondisi jalan yang berubah layaknya sungai.
Sepeda motor terlihat terendam air, sementara sebagian warga terpaksa berjalan kaki menembus genangan dengan ketinggian air mencapai dada orang dewasa.
Situasi tersebut tidak hanya menghambat aktivitas masyarakat, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan, terutama bagi pengendara yang nekat melintas di tengah arus air.
Baca juga:
🔗 Banjir Bali: Pemerintah Tetapkan Status Tanggap Darurat, BMKG Prediksi Musim Hujan Datang Lebih Awal
Salah satu kawasan yang dilaporkan mengalami genangan cukup parah berada di Jalan Tangkuban Perahu, Perumahan Buana Permai, Padangsambian, Denpasar. Air meluap hingga menutup badan jalan dan merendam permukiman warga di sekitarnya.
Beberapa warga terpaksa mengamankan barang-barang ke tempat yang lebih tinggi untuk menghindari kerusakan akibat air yang masuk ke dalam rumah. Kondisi ini membuat aktivitas warga terganggu sejak dini hari.
Baca juga:
🔗 Aktivitas Jalan di Bali Kembali Normal Pasca Banjir
Hujan deras yang turun sejak malam hari hingga Minggu pagi masih terus berlangsung. Kondisi ini memicu kekhawatiran warga akan potensi banjir susulan apabila intensitas hujan tidak segera menurun.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, menghindari melintasi jalan yang tergenang air, serta memantau informasi cuaca dan perkembangan situasi dari pihak terkait.
Warga di daerah rawan banjir juga diminta bersiap menghadapi kemungkinan peningkatan debit air dalam beberapa jam ke depan.