Teguh di Tanah Karang: Kekuatan dan Keteguhan Sebatang Pohon

Sebuah pohon berdiri sendiri di tanah kering, dengan ranting-ranting yang jarang daun namun tetap tegak menghadapi panas matahari.
Meski daun-daunnya tak selebat pohon di hutan hujan dan cabangnya tampak kering disapu terik matahari, pohon ini tetap hidup tegak dalam kesunyian yang tangguh. (Foto: Moonstar)

Di tengah hamparan tanah kering yang penuh bebatuan dan karang, berdirilah sebatang pohon tua dengan tubuh yang kokoh dan akar yang mencengkeram bumi dengan kuat.

Meski lingkungan di sekitarnya tampak gersang, pohon ini tetap hidup menjadi simbol kekuatan, keteguhan, dan harapan di tengah keterbatasan.

Akar yang Mengakar pada Keteguhan

Pohon yang tumbuh di atas tanah berkarang tidak mendapatkan kemewahan seperti tanah subur atau air yang melimpah.

Namun, ia tidak menyerah. Akar-akarnya menjalar dalam diam, menembus celah-celah batu, mencari sisa-sisa air, dan menggenggam karang dengan penuh daya juang.

Keteguhan akar ini menjadi pelajaran penting bahwa kekuatan tidak selalu berasal dari tempat yang mudah, tetapi dari kemampuan untuk bertahan di kondisi yang paling menantang.

Baca juga:
🔗 Manusia Seperti Pohon: Akar yang Dalam untuk Puncak yang Tinggi

Ranting Kering, Jiwa yang Hidup

Meskipun daun-daunnya tak setebal pohon di hutan hujan, dan cabangnya tampak kering oleh terik matahari, pohon ini tidak mati.

Ia hanya sedang istirahat dari kemewahan pertumbuhan cepat, menyimpan energi untuk kembali hijau ketika musim berubah.

Seperti manusia dalam masa sulit, ada kalanya kita perlu berdiam sejenak, mengumpulkan kekuatan sebelum kembali bangkit. Dalam keheningan ranting-rantingnya, ada jiwa yang tak pernah padam.

Berdiri Sendiri, Menjadi Penjaga Harapan

Di lahan gersang ini, pohon itu seperti penjaga kesunyian, berdiri sendiri namun tegar. Ia memberikan bayangan, menyimpan embun pagi, dan menjadi rumah bagi makhluk kecil yang berlindung di balik batang dan rantingnya.

Di balik kesunyian dan kesendiriannya, ia tetap memberi. Itulah esensi sejati dari kekuatan tidak hanya bertahan, tetapi juga tetap memberi manfaat di tengah segala keterbatasan.

Pohon di tanah karang bukan hanya tanaman yang bertahan hidup ia adalah lambang kekokohan jiwa.

Ia mengajarkan bahwa dalam kerasnya kehidupan, selama akar kita tertanam dalam keyakinan dan keteguhan, kita akan tetap berdiri, memberi arti, dan tumbuh meski perlahan, namun penuh makna.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *