Pangdam XXII/TB Tekankan Semangat Pantang Kendur, Tim 1 Damkar 48 Padamkan Karhutla di Black Beach Km 21

Petugas melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Kota Palangka Raya di tengah kabut asap tebal.
Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, terus digencarkan hingga Minggu, 25 Oktober 2026, di tengah kabut asap tebal. (Foto: Dokumentasi)

Palangka Raya – Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, S.A.P., M.Sc., menegaskan pentingnya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara cepat dan tuntas.

Hingga Minggu, 25 Oktober 2026, upaya pemadaman terus dilakukan di tengah kabut asap yang menyelimuti Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Tim 1 Damkar 48 Yonif TP 830/IM Brigif 86/Mandau bergerak menuju Posko Black Beach Km 21, Jalan Tjilik Riwut, Kelurahan Marang, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya.

Tim yang dipimpin Letda Inf Hendra Bangun Nugroho, didampingi Serda Anas, berjibaku di lokasi untuk melaksanakan pemadaman lanjutan, pembasahan, dan pendinginan guna memastikan titik api benar-benar padam.

Di lapangan, tantangan tidak berhenti ketika api di permukaan terlihat padam. Bara api yang masih tersimpan di dalam lapisan gambut berpotensi kembali menyala dan memicu kebakaran baru.

Karena itu, para prajurit melakukan pembasahan secara berulang dan pendinginan menyeluruh untuk mencegah munculnya kembali titik api serta meluasnya kebakaran.

Baca juga:
🔗 Sesuai Petunjuk Pangdam XXII/TB, Tim Damkar 46 Terus Bergerak Padamkan Karhutla di Kalampangan

Dalam arahannya, Pangdam XXII/Tambun Bungai menekankan agar seluruh personel tetap bersemangat dan tidak mengendurkan upaya penanganan hingga kondisi benar-benar aman.

“Kodam XXII/Tambun Bungai tidak akan berhenti. Setiap titik api adalah tanggung jawab kita. Laksanakan pendinginan sampai benar-benar tuntas, pastikan rakyat aman dari asap,” demikian penekanan Pangdam XXII/TB dalam arahannya.

Upaya Tim 1 Damkar 48 Yonif TP 830/IM tersebut menjadi bagian dari komitmen TNI dalam membantu masyarakat menghadapi dampak karhutla.

Di tengah kondisi udara yang masih diselimuti asap, para prajurit terus berupaya mengendalikan kebakaran dan mencegah api kembali muncul.

Langkah ini sekaligus menegaskan pentingnya kesiapsiagaan, kerja keras, dan kesinambungan penanganan karhutla untuk melindungi keselamatan masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan di Kalimantan Tengah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *