Sesuai Petunjuk Pangdam XXII/TB, Tim Damkar 46 Terus Bergerak Padamkan Karhutla di Kalampangan

Kodam XXII/Tambun Bungai mendorong kesiapsiagaan personel dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Kodam XXII/Tambun Bungai terus mendorong kesiapsiagaan personel dalam menghadapi ancaman karhutla melalui respons cepat dan langkah penanganan yang berkelanjutan. (Foto: Dokumentasi)

PALANGKA RAYA — Menindaklanjuti petunjuk Pangdam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, S.A.P., M.Sc., untuk terus siaga dan responsif dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Tim Damkar 46 Yonif TP 831/PT Brigif 86/Mandau kembali melaksanakan pemadaman dan pendinginan titik api di wilayah Kalampangan, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Pada Rabu, 21 Oktober 2026, tim yang berposko di RSUD Kalampangan tersebut melaksanakan pemadaman dan pendinginan lanjutan di Jalan Mahir Mahar, Kelurahan Kalampangan, Kecamatan Sebangau, Kota Palangka Raya.

Kegiatan dipimpin oleh Letda Inf Handara K. bersama personel yang bertugas di lapangan.

Tim bergerak langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman pada titik api yang masih berpotensi memicu meluasnya kebakaran.

Setelah proses pemadaman, personel melanjutkan dengan pendinginan secara menyeluruh guna memastikan bara api yang tersisa tidak kembali menyala dan menimbulkan kebakaran susulan.

Baca juga:
🔗 Pangdam XXII/TB Dampingi Kasad dan Kepala BNPB Tinjau Penanganan Karhutla di Kalsel dan Kalteng

Upaya tersebut merupakan bagian dari langkah berkelanjutan prajurit Kodam XXII/Tambun Bungai dalam mendukung penanganan karhutla di wilayah Kalimantan Tengah.

Kesiapsiagaan dan kecepatan bertindak menjadi hal penting untuk mengendalikan titik api serta meminimalkan dampak kebakaran terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.

Kehadiran Tim Damkar 46 di lokasi kebakaran menjadi wujud nyata komitmen TNI dalam membantu masyarakat menghadapi ancaman karhutla.

Melalui upaya pemadaman dan pendinginan yang terus dilakukan, prajurit berupaya menjaga kondisi wilayah tetap aman sekaligus mencegah munculnya kembali titik api.

Kodam XXII/Tambun Bungai terus mendorong kesiapsiagaan personel dalam menghadapi ancaman karhutla.

Dengan respons cepat dan langkah penanganan yang berkelanjutan, diharapkan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan Tengah dapat dikendalikan serta dampaknya terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat dapat diminimalkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *