Jembatan Alas Arum di wilayah Kutuh Kuta Selatan, Bali, yang sempat terputus selama beberapa bulan akibat proses perbaikan, kini mulai dapat dilewati kembali.
Meski pengerjaan belum sepenuhnya rampung dan masih terlihat beberapa bagian yang belum sempurna, denyut kehidupan perlahan kembali muncul di jalur tersebut.
Kehadiran akses ini kembali menjadi harapan bagi warga yang selama ini harus menempuh jalur memutar untuk aktivitas harian mereka.
Selama beberapa bulan terakhir, terputusnya Jembatan Alas Arum memberi dampak nyata bagi mobilitas warga sekitar, khususnya masyarakat Ungasan dan Kutuh Kuta Selatan.
Jalur yang sebelumnya menjadi lintasan harian terpaksa ditinggalkan, memaksa warga mencari rute alternatif yang lebih jauh dan memakan waktu lebih lama.
Salah satu warga Ungasan, Putu Jaya, mengungkapkan bahwa kondisi tersebut cukup menyulitkan, terutama bagi mereka yang memiliki aktivitas rutin di kawasan selatan.
“Setiap mau lewat ke arah sana harus memutar. Lumayan jauh dan menambah waktu perjalanan,” tuturnya.
Kondisi ini dirasakan bukan hanya oleh warga lokal, tetapi juga oleh pekerja dan pelaku usaha kecil yang menggantungkan aksesnya pada jalur tersebut.
Baca juga:
🔗 Situasi Lalu Lintas dan Antrean Kendaraan Masih Lengang
Dalam beberapa hari terakhir, warga mulai melihat perubahan di area jembatan. Meski belum dibuka secara resmi dan belum ramai dilalui kendaraan, sebagian warga mulai mencoba melintas dengan penuh kehati-hatian.
Aktivitas yang terlihat masih terbatas, menandakan bahwa masyarakat tetap waspada terhadap kondisi jembatan yang belum sepenuhnya selesai.
Putu Jaya menjadi salah satu warga yang mencoba melintasi jalur tersebut. “Kemarin saya coba lewat karena lihat sudah ada aktivitas. Ternyata bisa dilewati, walaupun masih sepi dan belum banyak kendaraan,” katanya.
Kembalinya akses ini, meski sementara, sudah cukup memberi kelegaan bagi warga yang telah lama menunggu.
Selain menjadi akses penting bagi warga, Jembatan Alas Arum memiliki peran strategis sebagai jalur alternatif menuju kawasan wisata pantai di selatan Bali.
Beberapa pantai terbaik di wilayah ini dapat dijangkau melalui jalur tersebut, salah satunya Pantai Green Bowl yang dikenal dengan keindahan alamnya serta suasana yang masih relatif alami.
Proyek perbaikan jembatan yang telah berlangsung selama beberapa bulan ini diharapkan mampu mendukung kembali pergerakan wisata dan aktivitas ekonomi lokal.
Meski hingga saat ini belum ada informasi resmi mengenai penyelesaian proyek secara menyeluruh, mulai terbukanya akses ini menjadi sinyal positif bagi masyarakat sekitar.
Baca juga:
🔗 Pantai Melasti, Pesona Pantai Selatan Bali yang Memikat
Warga dan pengguna jalan diimbau untuk tetap berhati-hati saat melintasi jalur Alas Arum. Selama proses pengerjaan belum sepenuhnya selesai, keselamatan tetap menjadi prioritas utama.
Sambil menunggu kepastian resmi, kembalinya aktivitas di jalur ini setidaknya menjadi penanda bahwa kehidupan perlahan kembali berjalan di Kutuh Kuta Selatan.