Kapolda Malut Waris Agono Ingatkan Waspada Akun Palsu di Medsos

Peringatan terkait akun Facebook palsu yang menggunakan nama Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol Drs. Waris Agono, M.Si.
Hati-hati terhadap akun Facebook palsu yang mengatasnamakan Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol Drs. Waris Agono, M.Si. (Foto Dokumentasi)

Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol Drs. Waris Agono, M.Si., dikenal sebagai sosok yang ramah, santun, dan rendah hati dalam perjalanan kariernya di kepolisian.

Namun, karakter tersebut justru kerap dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Nama dan foto beliau beberapa kali dicatut oleh pelaku penipuan melalui akun-akun media sosial palsu, khususnya di Facebook dan platform sejenis.

Saat ini ditemukan sebuah akun aktif di Facebook yang menggunakan nama resmi serta foto Kapolda Malut, bahkan turut mencantumkan foto keluarganya sehingga terlihat meyakinkan.

Jumlah pengikut akun palsu tersebut pun cukup banyak, mencapai lebih dari 3.000 orang. Padahal, Irjen Pol Waris Agono menegaskan bahwa ia tidak memiliki akun Facebook, dan satu-satunya media sosial yang ia gunakan hanyalah Instagram dan Twitter.

Baca juga:
🔗 Waris Agono: Menara Integritas di Pusaran Personal Branding Digital

Kapolda Tegaskan Tidak Pernah Meminta Dana atau Memanfaatkan Jabatan

Irjen Pol Waris Agono dengan tegas menyampaikan bahwa sejak pertama kali bertugas hingga kini menjabat sebagai Kapolda Maluku Utara, ia tidak pernah menggunakan jabatan maupun kewenangannya untuk kepentingan pribadi.

Ia menegaskan bahwa permintaan dana, bantuan, maupun komunikasi melalui akun media sosial selain Instagram dan Twitter bukan berasal dari dirinya.

Beliau mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan tidak mudah percaya terhadap pihak yang mengatasnamakan dirinya untuk berbagai kepentingan.

“Saya tidak pernah meminta apa pun kepada masyarakat. Jadi kalau ada yang menghubungi dan mengaku sebagai saya, segera abaikan dan laporkan,” tegasnya.

Modus Penipuan: Video Call dan Upaya Hipnotis

Kapolda juga mengungkapkan bahwa akun palsu tersebut diduga menggunakan modus penipuan melalui panggilan video (video call) serta upaya hipnotis untuk meyakinkan calon korbannya.

Modus semacam ini semakin sering digunakan pelaku kejahatan digital demi mendapatkan kepercayaan korban sebelum melancarkan aksinya.

Beliau meminta masyarakat segera melapor kepada pihak berwajib apabila menemukan akun mencurigakan yang mengatasnamakan dirinya.

“Saya harap masyarakat tetap waspada. Saya hanya menggunakan Instagram dan Twitter. Selain itu, bukan milik saya,” tegas Irjen Pol Waris Agono.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *