Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana Sejak Dini, Babinsa Serangan Dampingi Simulasi di SD Negeri 3 Serangan

Babinsa Kelurahan Serangan, Koptu I Komang Pasek, mendampingi dan memantau pelaksanaan kegiatan.
Babinsa Kelurahan Serangan, Koptu I Komang Pasek, turut berperan aktif mendampingi sekaligus memantau jalannya kegiatan. (Foto: Dokumentasi)

BALI — DENPASAR – Upaya meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan menghadapi bencana alam dilakukan melalui kegiatan edukasi dan simulasi kesiapsiagaan bencana di SD Negeri 3 Serangan, Kelurahan Serangan, Kecamatan Denpasar Selatan, Senin (26/10/2026).

Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai langkah-langkah mitigasi bencana, khususnya gempa bumi dan tsunami, termasuk tata cara evakuasi serta upaya penyelamatan diri sebelum, saat, dan setelah bencana terjadi.

Kegiatan berlangsung di lingkungan SD Negeri 3 Serangan dan Gedung Tempat Evakuasi Sementara (TES) yang berlokasi di Jalan Tukad Semanik Nomor 2, Kelurahan Serangan.

Sejumlah pejabat dan unsur terkait turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kepala Pelaksana BPBD Kota Denpasar, Kepala Stasiun Geofisika BMKG Wilayah Denpasar, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar, Lurah Serangan, Ketua FPRB Kelurahan Serangan, serta Ketua FPRB Tanjung Benoa beserta tim.

Hadir pula kepala sekolah, para guru, tenaga kependidikan, siswa-siswi SD Negeri 3 Serangan, serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Serangan.

Baca juga:
🔗 Jumat Bersih, Babinsa dan Warga Serangan Gotong Royong Bersihkan Pesisir Pantai Melasti

Babinsa Kelurahan Serangan, Koptu I Komang Pasek, turut berperan aktif mendampingi sekaligus memantau jalannya kegiatan.

Menurutnya, edukasi dan simulasi kesiapsiagaan bencana perlu dilaksanakan secara berkala, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir yang memiliki potensi ancaman gempa bumi dan tsunami.

“Kesiapsiagaan sejak dini adalah langkah terbaik untuk meminimalkan risiko apabila sewaktu-waktu terjadi bencana,” ungkap Koptu I Komang Pasek.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa tampak antusias mengikuti setiap arahan yang diberikan oleh petugas dan guru pendamping.

Mereka tidak hanya menerima materi edukasi mengenai kebencanaan, tetapi juga mengikuti praktik simulasi evakuasi menuju titik aman.

Melalui kegiatan ini, para siswa diharapkan mampu memahami tindakan yang harus dilakukan ketika menghadapi situasi darurat. Pengetahuan tersebut juga diharapkan dapat diterapkan di lingkungan keluarga dan tempat tinggal masing-masing.

Secara keseluruhan, kegiatan edukasi dan simulasi kesiapsiagaan bencana di SD Negeri 3 Serangan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar.

Kehadiran Babinsa bersama unsur terkait dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya kesiapsiagaan bencana sejak dini, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang lebih tangguh dalam menghadapi potensi bencana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *