Buah Pala: Kandungan Nutrisi dan Manfaat Kesehatan yang Mengagumkan

Buah pala, rempah khas Nusantara yang digunakan dalam masakan dan minuman tradisional.
Buah pala merupakan salah satu rempah khas Nusantara yang sering digunakan sebagai bumbu masakan serta bahan minuman tradisional untuk kesehatan. (Foto: Moonstar)

Buah pala adalah salah satu rempah-rempah khas Nusantara yang kerap digunakan sebagai bumbu dapur dan bahan minuman tradisional.

Selain memberikan aroma dan rasa yang khas, buah pala juga menyimpan berbagai nutrisi dan senyawa aktif yang sangat bermanfaat untuk kesehatan.

Kandungan Nutrisi Buah Pala

Dalam 100 gram buah pala, terdapat berbagai nutrisi penting yang dirangkum berdasarkan data dari US Department of Agriculture:

  • Kalori: 524 kcal

  • Lemak total: 36 gram

  • Lemak jenuh: 26 gram

  • Natrium: 16 mg

  • Kalium: 350 mg

  • Karbohidrat total: 49 gram

  • Serat pangan: 21 gram

  • Gula: 28 gram

  • Protein: 6 gram

  • Vitamin C: 3 mg

  • Kalsium: 184 mg

  • Zat besi: 3 mg

  • Vitamin B6: 0,2 mg

  • Magnesium: 183 mg

Dengan kandungan tersebut, buah pala kaya akan energi, serat, serta mineral penting seperti kalsium, magnesium, dan kalium.

Apa Kata Riset?

Dilansir dari Scientific African (2023), studi ilmiah menemukan bahwa buah pala mengandung berbagai nutrisi seperti lemak, protein, karbohidrat, serat, serta mineral penting.

Selain itu, buah ini mengandung senyawa bioaktif seperti antioksidan, flavonoid, dan terpenoid yang berpotensi sebagai bahan obat.

Ekstrak metanol dan etanol dari buah pala juga menunjukkan kemampuan melawan bakteri resisten obat dengan ekstrak metanol menunjukkan hasil lebih kuat.

Penelitian menyimpulkan bahwa buah pala memiliki nilai gizi tinggi, sifat antibakteri, dan potensi besar sebagai sumber alami dalam pengembangan obat.

Manfaat Buah Pala untuk Kesehatan

1. Mencegah Sembelit

Buah pala kaya akan serat yang membantu memperlancar pencernaan, merangsang gerakan usus, dan mencegah sembelit. Kandungan antimikroba juga membantu menjaga keseimbangan bakteri baik di usus.

2. Menurunkan Risiko Hipertensi

Kandungan kalium dalam pala membantu mengatur tekanan darah dengan menyeimbangkan kadar natrium dalam tubuh. Antioksidan dalam pala turut melindungi jantung dari kerusakan akibat radikal bebas.

3. Meningkatkan Kualitas Tidur

Senyawa myristicin dalam buah pala memiliki efek menenangkan, meredakan stres dan kecemasan, serta membantu mengatasi insomnia.

4. Meningkatkan Sistem Imun

Vitamin C dalam pala berfungsi sebagai antioksidan kuat, memperkuat sistem imun, dan membantu produksi sel darah putih yang penting untuk melawan infeksi.

5. Menyembuhkan Nyeri dan Peradangan

Senyawa eugenol dan myristicin memiliki sifat anti-inflamasi yang membantu meredakan nyeri otot, nyeri sendi, dan sakit kepala.

6. Mengatasi Masalah Pencernaan dan Mual

Pala merangsang produksi enzim pencernaan, membantu mengatasi kembung, gas, dan gangguan lambung lainnya. Efek menenangkan juga membantu meredakan mual.

7. Meningkatkan Kesehatan Otak

Kandungan myristicin juga bermanfaat untuk meningkatkan konsentrasi, daya ingat, dan fungsi kognitif. Pala turut membantu mengurangi kelelahan mental dan menjaga fokus.

Penutup

Dengan rasa hangat dan aroma khasnya, buah pala bukan hanya memperkaya cita rasa masakan, tetapi juga menyimpan segudang manfaat untuk kesehatan.

Mulai dari sistem pencernaan, tekanan darah, kualitas tidur, hingga kesehatan otak rempah ini layak untuk dimasukkan ke dalam pola hidup sehat.

Jika kamu ingin menambahkan buah pala dalam diet sehari-hari namun memiliki kondisi kesehatan tertentu, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau ahli gizi. Kamu bisa menggunakan layanan seperti Halodoc untuk konsultasi praktis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *