Buah pala adalah salah satu rempah-rempah khas Nusantara yang kerap digunakan sebagai bumbu dapur dan bahan minuman tradisional.
Selain memberikan aroma dan rasa yang khas, buah pala juga menyimpan berbagai nutrisi dan senyawa aktif yang sangat bermanfaat untuk kesehatan.
Dalam 100 gram buah pala, terdapat berbagai nutrisi penting yang dirangkum berdasarkan data dari US Department of Agriculture:
Dengan kandungan tersebut, buah pala kaya akan energi, serat, serta mineral penting seperti kalsium, magnesium, dan kalium.
Dilansir dari Scientific African (2023), studi ilmiah menemukan bahwa buah pala mengandung berbagai nutrisi seperti lemak, protein, karbohidrat, serat, serta mineral penting.
Selain itu, buah ini mengandung senyawa bioaktif seperti antioksidan, flavonoid, dan terpenoid yang berpotensi sebagai bahan obat.
Ekstrak metanol dan etanol dari buah pala juga menunjukkan kemampuan melawan bakteri resisten obat dengan ekstrak metanol menunjukkan hasil lebih kuat.
Penelitian menyimpulkan bahwa buah pala memiliki nilai gizi tinggi, sifat antibakteri, dan potensi besar sebagai sumber alami dalam pengembangan obat.
Buah pala kaya akan serat yang membantu memperlancar pencernaan, merangsang gerakan usus, dan mencegah sembelit. Kandungan antimikroba juga membantu menjaga keseimbangan bakteri baik di usus.
Kandungan kalium dalam pala membantu mengatur tekanan darah dengan menyeimbangkan kadar natrium dalam tubuh. Antioksidan dalam pala turut melindungi jantung dari kerusakan akibat radikal bebas.
Senyawa myristicin dalam buah pala memiliki efek menenangkan, meredakan stres dan kecemasan, serta membantu mengatasi insomnia.
Vitamin C dalam pala berfungsi sebagai antioksidan kuat, memperkuat sistem imun, dan membantu produksi sel darah putih yang penting untuk melawan infeksi.
Senyawa eugenol dan myristicin memiliki sifat anti-inflamasi yang membantu meredakan nyeri otot, nyeri sendi, dan sakit kepala.
Pala merangsang produksi enzim pencernaan, membantu mengatasi kembung, gas, dan gangguan lambung lainnya. Efek menenangkan juga membantu meredakan mual.
Kandungan myristicin juga bermanfaat untuk meningkatkan konsentrasi, daya ingat, dan fungsi kognitif. Pala turut membantu mengurangi kelelahan mental dan menjaga fokus.
Dengan rasa hangat dan aroma khasnya, buah pala bukan hanya memperkaya cita rasa masakan, tetapi juga menyimpan segudang manfaat untuk kesehatan.
Mulai dari sistem pencernaan, tekanan darah, kualitas tidur, hingga kesehatan otak rempah ini layak untuk dimasukkan ke dalam pola hidup sehat.
Jika kamu ingin menambahkan buah pala dalam diet sehari-hari namun memiliki kondisi kesehatan tertentu, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau ahli gizi. Kamu bisa menggunakan layanan seperti Halodoc untuk konsultasi praktis.