Hujan Deras Picu Longsor di Empat Titik Desa Sulangai, Babinsa dan Warga Gotong Royong Buka Akses Jalan

Material longsor menutup badan jalan di Desa Sulangai, Petang, dan menghambat akses transportasi antarbanjar.
Tanah longsor di empat titik Desa Sulangai, Petang, pada Senin (2/11/2026) dini hari menutup badan jalan dan memutus total akses transportasi antarbanjar. (Foto: Dokumentasi)

BADUNG, BALI – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Badung pada Senin (2/11/2026) dini hari sekitar pukul 03.00 WITA, memicu tanah longsor di empat titik di Desa Sulangai, Kecamatan Petang. Material tanah dan bebatuan menutup badan jalan hingga menyebabkan akses transportasi antarbanjar terputus total.

Empat titik longsor tersebut berada di ruas jalan Banjar Batulantang menuju Banjar Abing, Banjar Abing menuju Banjar Sulangai, Banjar Sulangai menuju Banjar Wanasari, serta jalur Banjar Wanasari menuju Banjar Batulantang.

Tebalnya material longsoran yang menutupi badan jalan membuat kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas. Kondisi tersebut menghambat mobilitas masyarakat dan aktivitas warga antarbanjar.

Baca juga:
🔗 Hujan Melanda Bali, Sejumlah Wilayah Terdampak Banjir

Babinsa Bersama Warga Bergerak Cepat

Merespons kejadian tersebut, Babinsa Desa Sulangai, Serma I Wayan Bakti Ariawan, segera turun ke lokasi untuk membantu penanganan bencana.

Ia berkoordinasi dengan Tim Desa Tangguh Bencana (DESTANA) dan aparat pemerintahan desa setempat guna mempercepat proses pembersihan material longsor.

Bersama masyarakat, seluruh unsur terkait bergotong royong membersihkan tumpukan tanah dan bebatuan yang menutup akses jalan.

Penanganan dilakukan dengan dukungan alat berat berupa loader serta unit pemadam kebakaran untuk membantu mempercepat proses pembersihan.

Baca juga:
🔗 BMKG Keluarkan Peringatan, Bali Waspada Cuaca Ekstrem 2–8 Maret 2026

Pada tahap awal, upaya pembukaan akses diprioritaskan untuk jalur kendaraan roda dua agar mobilitas masyarakat dapat kembali berjalan dan hubungan antarbanjar tidak lagi terhambat.

Gotong Royong Percepat Pemulihan Akses

Proses pembersihan material longsor berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar berkat sinergi antara Babinsa, DESTANA, aparat desa, serta masyarakat setempat.

Babinsa Serma I Wayan Bakti Ariawan menyampaikan apresiasi kepada warga yang turut berpartisipasi secara langsung dalam penanganan pascabencana.

Semangat kebersamaan dan gotong royong dinilai menjadi bagian penting dalam mempercepat pemulihan akses transportasi masyarakat.

Selain penanganan darurat, masyarakat juga diimbau untuk menjaga kebersihan saluran drainase dan aliran air di lingkungan masing-masing.

Langkah tersebut penting dilakukan untuk mengurangi risiko genangan maupun bencana longsor, terutama ketika curah hujan meningkat.

Peristiwa di Desa Sulangai ini kembali menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan dan kerja sama seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi bencana alam.

Di tengah kondisi darurat, kehadiran Babinsa bersama warga menjadi wujud nyata kepedulian dan semangat gotong royong dalam membantu masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *