Antrean Panjang Warnai SPBU di Kuta Selatan, Sejumlah Lokasi Kehabisan Stok BBM

Deretan kendaraan mengantre panjang di SPBU Kampial, Kuta Selatan, pada malam hari.
Antrian panjang tampak di salah satu SPBU di Kampial, Kuta Selatan, pada malam 17 November 2025 (Foto: Amatjaya)

Situasi tidak biasa terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kuta Selatan sejak tadi malam.

Antrean kendaraan mengular, bahkan memakan badan jalan, seperti yang tampak di sekitar SPBU Kampial serta SPBU di kawasan Jimbaran.

Sementara itu, beberapa SPBU lainnya justru tampak sepi karena kehabisan stok BBM sehingga tidak ada aktivitas pengisian sama sekali.

Baca juga:
๐Ÿ”— Kemacetan Parah di Jalan Menuju Ungasan, Bali Selatan: Proyek Pelebaran Jalan Jadi Pemicu

Warga Berkeliling Karena Antrean Mengular

Salah satu warga, Hendra, menceritakan pengalamannya saat berusaha mengisi bahan bakar. Ia harus berkeliling ke beberapa SPBU di sekitar Jimbaran, namun antrean panjang membuatnya kesulitan mendapatkan BBM.

โ€œHampir semua SPBU penuh antrean. Saya tadi sudah mau pulang karena capek keliling, tapi akhirnya ikut antre juga. Yang penting bisa isi penuh, takut besok makin parah,โ€ ujarnya.

Beberapa pengendara lain yang ditemui di lokasi juga merasakan hal serupa. Mereka mengaku kondisi seperti ini baru terjadi dalam beberapa hari terakhir dan belum pernah muncul dengan intensitas seperti sekarang.

Belum Ada Penjelasan Resmi, Warga Mulai Berspekulasi

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait, baik pemerintah daerah maupun Pertamina, mengenai penyebab kelangkaan pasokan BBM di Kuta Selatan. Ketidakpastian ini memunculkan berbagai spekulasi di kalangan warga.

Sebagian menduga kelangkaan ini berkaitan dengan kemungkinan kenaikan harga, sementara yang lain menilai mungkin terjadi keterlambatan distribusi. Tanpa informasi yang jelas, masyarakat hanya bisa menunggu sambil berharap situasi segera kembali normal.

Bagi warga yang sangat bergantung pada kendaraan dalam menjalankan aktivitas harian, kondisi ini menambah beban.

โ€œSetiap hari saya antar-jemput barang. Kalau antre begini terus, pekerjaan bisa terganggu,โ€ keluh seorang pengemudi ojek daring yang enggan disebutkan namanya.

Baca juga:
๐Ÿ”— Waspada Musim Hujan di Bali, Pengendara Diminta Berhati-hati Saat Melintasi Tol Bali Mandara

Mobilitas Tinggi Daerah Pariwisata Terancam Terganggu

Kuta Selatan dikenal sebagai kawasan dengan mobilitas tinggi, baik bagi warga lokal maupun wisatawan.

Jimbaran, Ungasan, hingga Nusa Dua merupakan pusat aktivitas pariwisata, di mana ketersediaan BBM menjadi kebutuhan penting untuk kelancaran operasional, transportasi wisata, distribusi barang, hingga aktivitas ekonomi warga.

Jika kondisi kelangkaan ini terus berlanjut, bukan hanya masyarakat lokal yang akan terdampak, namun juga sektor pariwisata yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah.

Karena itu, masyarakat berharap pemerintah dan Pertamina segera memberikan penjelasan resmi sekaligus menjamin stabilitas pasokan BBM.

Baca juga:
๐Ÿ”— Hunian Hotel di Bali Meningkat, Pembangunan Pesat di Selatan Perlu Diimbangi Ruang Terbuka Hijau

Dengan harapan besar, warga Kuta Selatan menunggu agar distribusi BBM kembali normal sehingga aktivitas sehari-hari dapat berjalan tanpa hambatan.

Momen ini juga menjadi pengingat pentingnya stabilitas energi di wilayah dengan mobilitas tinggi seperti Bali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *