BALI — Event lari internasional Maybank Marathon 2026 kembali hadir di Bali pada Minggu, 23 Agustus 2026.
Ajang tahunan ini kembali menarik perhatian para pelari dari berbagai daerah dan negara, sekaligus menjadi salah satu momentum yang mempertemukan olahraga, pariwisata, dan fotografi dalam satu perhelatan.
Maybank Marathon bukan sekadar perlombaan lari. Bagi para peserta, rute yang melewati sejumlah kawasan di Bali menjadi pengalaman tersendiri untuk menikmati suasana Pulau Dewata.
Sementara bagi para fotografer, momen ini menjadi kesempatan untuk mengabadikan berbagai ekspresi, perjuangan, dan semangat para pelari dengan latar lanskap Bali yang khas.
Kehadiran banyak fotografer di sepanjang rute juga memberikan keuntungan tersendiri bagi para peserta.
Berbagai momen ketika pelari melintas dapat diabadikan dalam bentuk foto dokumentasi, mulai dari ekspresi saat berlari, interaksi dengan pelari lain, hingga suasana perlombaan yang berlangsung sejak dini hari.
Baca juga:
🔗 Lifestyle Berlari di Bali, Dari Fun Run hingga Pola Hidup Sehat
Seiring pelaksanaan Maybank Marathon 2026, pihak berwenang telah menyampaikan permakluman kepada masyarakat terkait penutupan dan perubahan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan yang menjadi bagian dari rute perlombaan.
Masyarakat yang menggunakan kendaraan maupun pejalan kaki diminta memperhatikan pengaturan lalu lintas dan menggunakan jalur alternatif selama kegiatan berlangsung.
Dalam permakluman tersebut disebutkan bahwa mobil, sepeda motor, kendaraan umum, pejalan kaki, maupun pelari nonpeserta dilarang melintas di rute Maybank Marathon.
Sejumlah ruas jalan di sekitar rute akan ditutup atau dialihkan untuk mendukung kelancaran dan keamanan kegiatan.
Pengaturan lalu lintas telah dimulai sejak Sabtu, 22 Agustus 2026, pukul 19.00 hingga 00.00 WITA.
Pada periode tersebut, penutupan diberlakukan di Jl. Bypass I.B. Mantra jalur utara, dari Simpang Purnama hingga Simpang Saba, sementara jalur selatan diberlakukan dua arah.
Selanjutnya pada Minggu, 23 Agustus 2026, mulai pukul 00.00 hingga 14.00 WITA, pengaturan lalu lintas kembali diberlakukan di Jl. Bypass I.B. Mantra jalur utara, dari Simpang Ketewel hingga Simpang Tegal Besar. Jalur selatan digunakan untuk arus dua arah.
Sementara itu, mulai pukul 03.00 hingga 12.00 WITA, sejumlah ruas jalan yang menjadi bagian dari rute perlombaan juga akan mengalami penutupan maupun pengalihan arus.
Ruas jalan tersebut meliputi Jl. Raya Tulikup, Jl. Astina Timur, Jl. Ksatrian, Jl. Astina Selatan, Jl. Pantai Lebih, Jl. Sakura, Jl. Mulawarman, Jl. Pantai Masceti, Jl. Raya Bona, Jl. Kresna, Jl. Br. Selat, Jl. Kebo Iwa, Jl. Serma Darya, Jl. Pantai Saba, Jl. Padat Karya Pantai Saba, Jl. Raya Pering, Jl. Permata Pering, Jl. Segara Wilis, Jl. Maruti, hingga Jl. Selukat.
Baca juga:
🔗 Kemacetan Panjang di Pelabuhan Gilimanuk, Petugas Tetap Siaga Mengurai Arus Kendaraan
Maybank Marathon menjadi salah satu contoh bagaimana sebuah event olahraga internasional dapat sekaligus memperkenalkan berbagai sisi Bali kepada dunia.
Para pelari tidak hanya berlomba mencapai garis finis, tetapi juga berkesempatan melihat langsung suasana kawasan Bali yang menjadi bagian dari rute perlombaan.
Di sisi lain, bagi masyarakat dan fotografer, kehadiran event ini menciptakan ruang untuk merekam sebuah peristiwa yang mempertemukan ribuan manusia dengan lanskap dan kehidupan Bali.
Dari derap langkah para pelari hingga suasana jalanan yang berubah menjadi lintasan perlombaan, Maybank Marathon 2026 kembali menghadirkan cerita tersendiri di Pulau Dewata.
Masyarakat diimbau untuk memperhatikan informasi pengaturan lalu lintas, mengantisipasi perjalanan sejak dini hari, serta memilih jalur alternatif agar aktivitas tetap berjalan lancar.
Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan selama pelaksanaan kegiatan. Terima kasih atas perhatian, pengertian, dan kerja sama seluruh masyarakat.