Sarasehan Korps Brimob Polri Presisi untuk Masyarakat: Refleksi 80 Tahun Pengabdian dan Tantangan di Era Modern

Brigjen Pol. (P) Dr. Drs. Adeni Muhan berbicara sebagai narasumber dalam Sarasehan memperingati HUT ke-80 Korps Brimob Polri di Satuan Brimob Polda Sulsel.
Brigjen Pol. (P) Dr. Drs. Adeni Muhan menjadi narasumber dalam kegiatan Sarasehan memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Korps Brimob Polri di Satuan Brimob Polda Sulsel (Foto: Dokumentasi)

Makassar, 7 November 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Korps Brimob Polri, Satuan Brimob Polda Sulsel menggelar kegiatan Sarasehan Korps Brimob Polri Presisi untuk Masyarakat yang berlangsung di Aula Lumentut Mako Batalyon A Pelopor, Satbrimob Sulsel.

Sarasehan ini menjadi ajang penting untuk mendengarkan pandangan para ahli dan tokoh terkait peran Brimob dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di tengah dinamika zaman yang terus berkembang.

Narasumber Berpengalaman dan Inspiratif

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten, yakni Brigjen Pol. (P) Dr. Drs. Adeni Muhan Dg. Pabali, M.M., yang dikenal sebagai sosok purnawirawan Brimob yang telah berkiprah panjang di dunia kepolisian.

Lulusan Akpol 1990 ini tercatat empat kali menjabat sebagai Komandan Satuan Brimob di berbagai wilayah Indonesia.

Pengalaman panjang inilah yang membuat pandangannya sarat makna dan relevan terhadap kondisi Brimob masa kini.

Selain itu, hadir pula perwakilan dari Bank Indonesia Provinsi Sulsel, Bapak Ayub Pelita Hati selaku Asisten Direktur BI Sulsel; Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. Drs. Hamdan Juhannis, M.A., Ph.D; serta Prof. Dr. Risma Niswaty, S.Si., M.Si., Guru Besar sekaligus narasumber dan moderator dalam kegiatan sarasehan ini.

Baca juga:
🔗 Mengabdi Melampaui Seragam: Sosok Adeni Muhan dalam Silaturahmi dan Pengabdian

 

Brimob: Pasukan Elite yang Adaptif dan Humanis

Dalam pemaparannya, Brigjen Pol. (P) Dr. Drs. Adeni Muhan menegaskan bahwa Brimob merupakan pasukan elite yang memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Seiring perkembangan zaman, tantangan yang dihadapi semakin kompleks, mulai dari konflik sosial, terorisme, kejahatan transnasional, hingga bencana alam.

Oleh karena itu, menurut beliau, Brimob harus mampu beradaptasi dan berinovasi agar tetap relevan dan efektif dalam menjalankan tugasnya.

Ia menekankan pentingnya penerapan konsep Presisi yang digagas oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yaitu Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan, sebagai landasan penting bagi Brimob untuk menjadi institusi yang modern, profesional, dan humanis.

“Brimob harus hadir tidak hanya sebagai kekuatan pengendali keamanan, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat yang memiliki empati, responsif, dan berkeadilan,” ujar Brigjen Adeni Muhan.

Baca juga:
🔗 Peran Strategis Pasukan Pelopor dalam Menjawab Tantangan Zaman

 

Tantangan Keamanan di Indonesia

Brigjen Pol (P) Dr. Drs. Adeni Muhan berfoto bersama Dansat Brimob Polda Sulsel Kombes Pol Muhammad Ridwan, S.I.K., M.H., dan jajaran di Mako Brimob Polda Sulsel pada peringatan HUT ke-80 Brimob.
Brigjen Pol. (P) Dr. Drs. Adeni Muhan berfoto bersama Dansat Brimob Polda Sulsel, Kombes Pol. Muhammad Ridwan, S.I.K., M.H., beserta jajaran, pada acara Sarasehan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Korps Brimob Polri di Satuan Brimob Polda Sulsel (Foto: Dokumentasi)

Sebagai negara kepulauan dengan keragaman sosial dan budaya yang tinggi, Indonesia menghadapi tantangan keamanan yang tidak sederhana.

Ancaman seperti konflik horizontal, terorisme, dan bencana alam menuntut respons cepat, tepat, dan terukur.

Dalam konteks ini, Korps Brimob Polri berperan sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas nasional dan ketertiban masyarakat di seluruh wilayah Tanah Air.

Brimob Presisi untuk Indonesia Maju

Melalui konsep Presisi, Korps Brimob Polri menunjukkan komitmen kuat untuk senantiasa memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Indonesia.

Dengan pendekatan yang prediktif, responsif, transparan, dan berkeadilan, Brimob diharapkan mampu menghadapi berbagai tantangan keamanan dengan profesionalisme yang tinggi.

Dukungan serta partisipasi aktif masyarakat juga menjadi faktor penting dalam mewujudkan Brimob Polri yang semakin profesional, modern, dan terpercaya.

Momentum 80 tahun pengabdian ini menjadi refleksi sekaligus semangat baru bagi seluruh personel Brimob untuk terus berinovasi demi keamanan dan kesejahteraan bangsa.

Baca juga:
🔗 Brimob Peduli: Brimob Polda Bali Laksanakan Kegiatan Bedah Rumah dalam Rangka HUT ke-80

Kesimpulan dan Penutup

Korps Brimob Polri melalui semangat Presisi merupakan wujud nyata dari komitmen Polri untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Indonesia.

Dengan pendekatan yang prediktif, responsif, transparan, dan berkeadilan, Brimob Polri diharapkan mampu menjawab setiap tantangan keamanan serta menjaga stabilitas kamtibmas di seluruh wilayah Indonesia.

Brigjen Pol. (P) Dr. Drs. Adeni Muhan menutup pemaparannya dengan pesan yang penuh makna:

“Brimob tidak hanya harus kuat, tapi juga bijak. Tidak hanya disiplin, tapi juga penuh kasih. Di tangan generasi muda Brimob-lah masa depan institusi ini ditentukan. Jadilah Bhayangkara yang tangguh, berilmu, dan Bersatu Bersama Rakyat.”

Momentum 80 tahun Korps Brimob Polri menjadi pengingat bahwa pengabdian sejati tidak berhenti ketika masa dinas berakhir, tetapi terus hidup dalam semangat dan dedikasi setiap personel.

Dengan semangat Presisi, Brimob akan terus berkembang menjadi kekuatan yang profesional, modern, humanis, dan terpercaya, demi terwujudnya Indonesia yang aman, damai, dan berkeadilan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *